Bab 20

Aplikasi Turunan Parsial

Bab 19 memberi kita tiga alat: turunan parsial, diferensial total, dan vektor gradien $\nabla f$. Bab ini menggunakan ketiganya untuk memecahkan masalah-masalah nyata. Pertama, kita gunakan gradien untuk menentukan bidang tangen dan garis normal pada permukaan — ini adalah generalisasi langsung dari garis singgung pada kurva. Kedua, kita kembangkan teori optimasi multivariabel: mencari titik kritis, mengklasifikasikannya (maks, min, pelana) melalui matriks Hessian, dan menemukan ekstrem mutlak pada himpunan tertutup terbatas. Ketiga, kita pelajari metode pengali Lagrange — teknik elegan untuk optimasi berkendala yang menetapkan kesetaraan dua gradien: $\nabla f = \lambda\nabla g$. Metode ini sangat penting dalam teknik: dari meminimalkan biaya hingga menemukan tegangan kritis struktur.

Tang. Bidang Tangen Lin. Aproks. Linear Krit. Titik Kritis Hess. Uji Hessian Mutl. Ekstrem Mutlak Lag. Pengali Lagrange Tek. Optimasi Terapan
Gambar 20.1 — Alur Bab 20: dari geometri permukaan (bidang tangen) hingga optimasi terapan (pengali Lagrange)

20.1 Bidang Tangen pada Permukaan $z = f(x,y)$

Dalam kalkulus satu variabel, garis singgung kurva $y = f(x)$ di titik $(a, f(a))$ memiliki persamaan $y - f(a) = f'(a)(x - a)$. Untuk permukaan $z = f(x,y)$, generalisasi langsungnya adalah bidang tangen.

Definisi 20.1 — Bidang Tangen

Persamaan bidang tangen permukaan $z = f(x,y)$ di titik $(x_0, y_0, z_0)$ dengan $z_0 = f(x_0, y_0)$:

$$\boxed{z - z_0 = f_x(x_0,y_0)\,(x - x_0) + f_y(x_0,y_0)\,(y - y_0)} $$

Dalam bentuk standar: $f_x(x_0,y_0)\,(x - x_0) + f_y(x_0,y_0)\,(y - y_0) - (z - z_0) = 0$.

Derivasi

Irisan permukaan dengan bidang $y = y_0$ menghasilkan kurva $z = f(x, y_0)$ dengan garis singgung $z - z_0 = f_x(x_0, y_0)(x - x_0)$ pada bidang $y = y_0$. Irisan dengan $x = x_0$ menghasilkan garis singgung $z - z_0 = f_y(x_0, y_0)(y - y_0)$ pada bidang $x = x_0$. Bidang tangen adalah satu-satunya bidang yang memuat kedua garis singgung ini, sehingga persamaannya adalah gabungan linier dari keduanya. $\quad\blacksquare$

x z y slope = $f_x$ slope = $f_y$ P bidang tangen permukaan Bidang tangen memuat dua garis singgung irisan dan "menyentuh" permukaan di $P$
Gambar 20.2 — Bidang tangen (biru) pada permukaan $z = f(x,y)$ di titik $P$. Dua garis singgung irisan (merah dan kuning) terletak pada bidang ini.
Contoh 20.1 — Bidang Tangen

$f(x,y) = x^2 + y^2$ di titik $(1, 2, 5)$:

$$f_x = 2x \implies f_x(1,2) = 2, \qquad f_y = 2y \implies f_y(1,2) = 4 $$
$$z - 5 = 2(x - 1) + 4(y - 2) \implies \boxed{z = 2x + 4y - 5} $$

Perhatikan: bidang tangen paraboloid selalu datar (koefisien $x$ dan $y$ konstan), sedangkan permukaan melengkung. ✓

20.2 Garis Normal pada Permukaan

Garis normal adalah garis yang tegak lurus terhadap bidang tangen dan melalui titik singgung. Vektor arahnya adalah vektor normal bidang tangen.

Definisi 20.2 — Garis Normal

Vektor normal bidang tangen: $\mathbf{n} = \langle f_x(x_0,y_0),\; f_y(x_0,y_0),\; -1 \rangle$.

Persamaan garis normal di $(x_0, y_0, z_0)$:

$$\boxed{\frac{x - x_0}{f_x(x_0,y_0)} = \frac{y - y_0}{f_y(x_0,y_0)} = \frac{z - z_0}{-1}} $$

Dalam bentuk parametrik: $\mathbf{r}(t) = \langle x_0, y_0, z_0 \rangle + t\,\langle f_x, f_y, -1 \rangle$.

Hubungan dengan Gradien

Untuk permukaan eksplisit $z = f(x,y)$, vektor normal bisa ditulis $\mathbf{n} = \langle -f_x, -f_y, 1 \rangle$ (atau negatifnya). Perhatikan bahwa ini bukan gradien $f$ (yang berada di $\mathbb{R}^2$), melainkan berkaitan dengan gradien fungsi level $F(x,y,z) = f(x,y) - z = 0$ — lihat bagian berikutnya.

Contoh 20.2 — Garis Normal

Lanjutan Contoh 20.1: $z = x^2 + y^2$ di $(1, 2, 5)$, vektor normal $\mathbf{n} = \langle 2, 4, -1 \rangle$:

$$\frac{x - 1}{2} = \frac{y - 2}{4} = \frac{z - 5}{-1} $$

Atau parametrik: $x = 1 + 2t$, $y = 2 + 4t$, $z = 5 - t$. Garis ini tegak lurus terhadap bidang tangen $z = 2x + 4y - 5$. ✓

20.3 Permukaan Implisit $F(x,y,z) = 0$

Banyak permukaan ditulis secara implisit: sfera $x^2 + y^2 + z^2 = R^2$, ellipsoid, silinder, dll. Untuk permukaan ini, kita tidak bisa langsung menulis $z = f(x,y)$.

Teorema 20.1 — Bidang Tangen dan Garis Normal untuk Permukaan Implisit

Jika permukaan didefinisikan oleh $F(x,y,z) = 0$ dan $\nabla F \neq \mathbf{0}$ di $(x_0, y_0, z_0)$, maka:

Vektor normal:

$$\boxed{\mathbf{n} = \nabla F(x_0,y_0,z_0) = \langle F_x,\; F_y,\; F_z \rangle} $$

Bidang tangen:

$$\boxed{F_x(x_0,y_0,z_0)(x - x_0) + F_y(x_0,y_0,z_0)(y - y_0) + F_z(x_0,y_0,z_0)(z - z_0) = 0} $$

Garis normal:

$$\frac{x - x_0}{F_x} = \frac{y - y_0}{F_y} = \frac{z - z_0}{F_z} $$
Mengapa $\nabla F$ adalah vektor normal?

Permukaan $F(x,y,z) = 0$ adalah permukaan level dari fungsi tiga variabel $F$. Dari Teorema 19.7 (Bab 19), kita tahu bahwa $\nabla F$ tegak lurus terhadap permukaan level di setiap titik. Oleh karena itu $\nabla F$ adalah vektor normal bidang tangen. $\quad\blacksquare$

Contoh 20.3 — Bidang Tangen Sfera

Sfera $x^2 + y^2 + z^2 = 14$ di titik $(1, 2, 3)$. Biarkan $F = x^2 + y^2 + z^2 - 14$:

$$\nabla F = \langle 2x,\; 2y,\; 2z \rangle, \qquad \nabla F(1,2,3) = \langle 2,\; 4,\; 6 \rangle $$
$$2(x - 1) + 4(y - 2) + 6(z - 3) = 0 \implies \boxed{x + 2y + 3z = 14} $$

Perhatikan: vektor normal $\langle 2, 4, 6 \rangle$ searah dengan vektor posisi $\langle 1, 2, 3 \rangle$ — sesuai harapan untuk sfera (normal di setiap titik searah dengan jari-jari). ✓

Contoh 20.4 — Hubungan Kedua Rumus

Untuk $z = f(x,y)$, tulis $F(x,y,z) = f(x,y) - z = 0$. Maka $\nabla F = \langle f_x, f_y, -1 \rangle$, dan persamaan bidang tangen menjadi:

$$f_x(x - x_0) + f_y(y - y_0) + (-1)(z - z_0) = 0 \implies z - z_0 = f_x(x-x_0) + f_y(y-y_0) $$

Ini persis sama dengan rumus Definisi 20.1. Rumus implisit lebih umum dan mencakup kasus eksplisit. ✓

20.4 Aproksimasi Linear

Bidang tangen bukan hanya objek geometris — ia memberikan aproksimasi linear terbaik fungsi di sekitar titik singgung. Ini adalah generalisasi langsung dari linearisasi $L(x) = f(a) + f'(a)(x-a)$.

Definisi 20.3 — Linearisasi Fungsi Dua Variabel

Fungsi linearisasi $f$ di $(x_0, y_0)$:

$$\boxed{L(x,y) = f(x_0,y_0) + f_x(x_0,y_0)(x - x_0) + f_y(x_0,y_0)(y - y_0)} $$

Permukaan $z = L(x,y)$ adalah bidang tangen. Aproksimasi: $f(x,y) \approx L(x,y)$ untuk $(x,y)$ dekat $(x_0,y_0)$.

Differensiable dan Linearisasi

Fungsi $f$ dikatakan differensiable di $(x_0,y_0)$ jika error $f(x,y) - L(x,y)$ mendekati nol lebih cepat dari $\sqrt{(x-x_0)^2 + (y-y_0)^2}$. Syarat cukup: semua turunan parsial orde pertama kontinu di sekitar $(x_0,y_0)$ (fungsi $C^1$). Hampir semua fungsi yang kita temui dalam teknik memenuhi syarat ini.

Contoh 20.5 — Aproksimasi Linear

Aproksimasi $f(x,y) = \sqrt{20 - x^2 - 7y^2}$ di dekat $(2, 1)$:

$$f(2,1) = \sqrt{20 - 4 - 7} = 3 $$
$$f_x = \frac{-x}{\sqrt{20 - x^2 - 7y^2}} \implies f_x(2,1) = \frac{-2}{3}, \qquad f_y = \frac{-7y}{\sqrt{20 - x^2 - 7y^2}} \implies f_y(2,1) = \frac{-7}{3} $$
$$L(x,y) = 3 - \frac{2}{3}(x - 2) - \frac{7}{3}(y - 1) $$

Contoh penggunaan: $f(2.1, 0.95) \approx 3 - \frac{2}{3}(0.1) - \frac{7}{3}(-0.05) = 3 - 0.0667 + 0.1167 = 3.050$. Nilai sebenarnya: $\sqrt{20 - 4.41 - 6.3175} = \sqrt{9.2725} \approx 3.045$. Error $\approx 0.005$. ✓


20.5 Titik Kritis Fungsi Multivariabel

Dalam kalkulus satu variabel, titik kritis adalah titik dengan $f'(x) = 0$ atau $f'$ tidak ada. Untuk fungsi multivariabel, konsep ini diperluas menggunakan gradien.

Definisi 20.4 — Titik Kritis

Titik $(a, b)$ dalam domain $f$ adalah titik kritis jika:

$$\boxed{\nabla f(a,b) = \mathbf{0} \quad \text{yaitu} \quad f_x(a,b) = 0 \;\text{ dan }\; f_y(a,b) = 0} $$

atau jika salah satu turunan parsial tidak terdefinisi di $(a,b)$.

Analogi dengan Satu Variabel

Di titik kritis, bidang tangen horizontal (sejajar bidang $xy$), karena $z - z_0 = 0 \cdot (x-x_0) + 0 \cdot (y-y_0) = z_0$. Ini analog dengan garis singgung horizontal ($f'(a) = 0$) pada fungsi satu variabel. Namun, berbeda dari satu variabel, titik kritis multivariabel bisa berupa titik pelana — bukan maksimum maupun minimum.

Contoh 20.6 — Mencari Titik Kritis

$f(x,y) = x^3 + y^3 - 3xy$:

$$f_x = 3x^2 - 3y = 0 \implies y = x^2, \qquad f_y = 3y^2 - 3x = 0 \implies x = y^2 $$

Substitusi: $y = (y^2)^2 = y^4 \implies y^4 - y = 0 \implies y(y^3 - 1) = 0$.

$y = 0 \implies x = 0$: titik $(0, 0)$.

$y = 1 \implies x = 1$: titik $(1, 1)$.

Dua titik kritis: $(0, 0)$ dan $(1, 1)$. Tapi mana yang maks, mana yang min, dan mana yang pelana? Ini memerlukan uji turunan kedua (bagian 20.6). ✓

Maksimum Lokal $f(x,y) \leq f(a,b)$ di sekitar $(a,b)$ Titik Pelana naik satu arah, turun arah lain Minimum Lokal $f(x,y) \geq f(a,b)$ di sekitar $(a,b)$ Tiga kemungkinan di titik kritis: bidang tangen horizontal, tapi perilaku permukaan berbeda
Gambar 20.3 — Tiga jenis titik kritis: maksimum lokal (naik ke puncak), minimum lokal (turun ke lembah), titik pelana (naik satu sisi, turun sisi lain).

20.6 Uji Turunan Kedua: Matriks Hessian

Untuk mengklasifikasikan titik kritis, kita gunakan matriks Hessian — matriks simetris $2 \times 2$ yang mengandung semua turunan parsial orde dua.

Definisi 20.5 — Matriks Hessian
$$\boxed{H(x,y) = \begin{pmatrix} f_{xx} & f_{xy} \\ f_{yx} & f_{yy} \end{pmatrix}} $$

Karena $f_{xy} = f_{yx}$ (Teorema Clairaut), Hessian selalu simetris.

Determinan Hessian: $D = \det H = f_{xx}\,f_{yy} - (f_{xy})^2$

Teorema 20.2 — Uji Turunan Kedua (Second Derivative Test)

Biarkan $(a,b)$ titik kritis dengan $f_x(a,b) = f_y(a,b) = 0$, dan semua turunan parsial orde dua kontinu di sekitar $(a,b)$. Definisikan $D = f_{xx}(a,b)\,f_{yy}(a,b) - [f_{xy}(a,b)]^2$. Maka:

$$\boxed{ \begin{array}{lll} D > 0 \text{ dan } f_{xx} > 0 & \implies & \text{minimum lokal} \\ D > 0 \text{ dan } f_{xx} < 0 & \implies & \text{maksimum lokal} \\ D < 0 & \implies & \text{titik pelana (saddle point)} \\ D = 0 & \implies & \text{uji tidak menentu (gagal)} \end{array} }$$
Intuisi: mengapa $D$ bekerja?

Aproksimasi orde dua $f$ di sekitar titik kritis (dengan $f_x = f_y = 0$):

$$f(a+h, b+k) \approx f(a,b) + \tfrac{1}{2}\bigl[f_{xx}\,h^2 + 2f_{xy}\,hk + f_{yy}\,k^2\bigr] $$

Bentuk kuadrat $Q(h,k) = f_{xx}\,h^2 + 2f_{xy}\,hk + f_{yy}\,k^2$ menentukan sifat titik kritis. $Q$ positif definit ($Q > 0$ untuk semua $(h,k) \neq (0,0)$) jika dan hanya jika $D > 0$ dan $f_{xx} > 0$ → minimum. $Q$ negatif definit jika $D > 0$ dan $f_{xx} < 0$ → maksimum. $Q$ indefinit (berubah tanda) jika $D < 0$ → titik pelana. $\quad\blacksquare$

Kasus $D = 0$: Uji Gagal

Ketika $D = 0$, bentuk kuadrat $Q$ adalah semidefinit (bukan definit) dan uji turunan kedua tidak bisa mengklasifikasikan titik kritis. Contoh: $f(x,y) = x^4 + y^4$ memiliki minimum di $(0,0)$ tapi $D = 0$; $f(x,y) = x^4 - y^4$ memiliki titik pelana di $(0,0)$ tapi juga $D = 0$. Pada kasus ini, gunakan analisis langsung atau metode lain (misalnya uji nilai di sekitar titik).

Contoh 20.7 — Klasifikasi Titik Kritis

Lanjutan Contoh 20.6: $f(x,y) = x^3 + y^3 - 3xy$.

Turunan orde dua: $f_{xx} = 6x$, $f_{yy} = 6y$, $f_{xy} = -3$.

Di $(0, 0)$: $D = (0)(0) - (-3)^2 = -9 < 0 \implies$ titik pelana.

Di $(1, 1)$: $D = (6)(6) - (-3)^2 = 36 - 9 = 27 > 0$ dan $f_{xx} = 6 > 0 \implies$ minimum lokal, dengan $f(1,1) = -1$. ✓

Contoh 20.8 — Fungsi dengan Banyak Titik Kritis

$f(x,y) = x^4 + y^4 - 4xy$:

$$f_x = 4x^3 - 4y = 0 \implies y = x^3, \qquad f_y = 4y^3 - 4x = 0 \implies x = y^3 $$

Substitusi: $x = x^9 \implies x(x^8 - 1) = 0 \implies x = 0$ atau $x = \pm 1$.

Titik kritis: $(0,0)$, $(1,1)$, $(-1,-1)$.

$f_{xx} = 12x^2$, $f_{yy} = 12y^2$, $f_{xy} = -4$.

$(0,0)$: $D = 0 - 16 = -16 < 0 \implies$ titik pelana.

$(1,1)$: $D = 144 - 16 = 128 > 0$, $f_{xx} = 12 > 0 \implies$ minimum lokal, $f = -2$.

$(-1,-1)$: $D = 144 - 16 = 128 > 0$, $f_{xx} = 12 > 0 \implies$ minimum lokal, $f = -2$. ✓

20.7 Ekstrem Mutlak pada Himpunan Tertutup Terbatas

Dalam kalkulus satu variabel, Teorema Nilai Ekstrem menyatakan bahwa fungsi kontinu pada interval tertutup terbatas $[a,b]$ selalu mencapai nilai maksimum dan minimum mutlak. Generalisasi langsung ke $\mathbb{R}^2$:

Teorema 20.3 — Teorema Nilai Ekstrem di $\mathbb{R}^2$

Jika $f$ kontinu pada himpunan tertutup dan terbatas (compact) $D \subseteq \mathbb{R}^2$, maka $f$ mencapai nilai maksimum mutlak dan minimum mutlak pada $D$.

Definisi 20.6 — Tertutup dan Terbatas

Terbatas: $D$ terkandung dalam beberapa lingkaran berjari-jari finit (tidak "melar ke tak hingga").

Tertutup: $D$ memuat semua titik batasnya (setiap barisan konvergen di $D$ memiliki limit di $D$).

Contoh: persegi panjang $[a,b] \times [c,d]$, lingkaran tertutup $x^2 + y^2 \leq R^2$, elipsoid tertutup. Bukan tertutup: $x^2 + y^2 < R^2$ (tanpa batas).

Prosedur 20.1 — Mencari Ekstrem Mutlak

Untuk fungsi kontinu $f$ pada himpunan tertutup terbatas $D$:

  1. Hitung semua titik kritis $f$ di interior $D$ (selesaikan $\nabla f = \mathbf{0}$).
  2. Hitung semua titik kritis $f$ pada batas $\partial D$ (gunakan parameterisasi batas atau pengali Lagrange — Bagian 20.8).
  3. Evaluasi $f$ di semua titik dari Langkah 1 dan Langkah 2.
  4. Nilai terbesar = maksimum mutlak; nilai terkecil = minimum mutlak.
Contoh 20.9 — Ekstrem Mutlak pada Persegi Panjang

$f(x,y) = x^2 + y^2 - 2x - 2y + 2$ pada $D = \{(x,y) : 0 \leq x \leq 3,\; 0 \leq y \leq 2\}$.

Interior: $f_x = 2x - 2 = 0 \implies x = 1$, $f_y = 2y - 2 = 0 \implies y = 1$. Titik kritis: $(1,1) \in D$. Nilai: $f(1,1) = 1 + 1 - 2 - 2 + 2 = 0$.

Batas: empat sisi persegi panjang.

Sisi $x = 0$: $f(0,y) = y^2 - 2y + 2$, $y \in [0,2]$. Min di $y = 1$: $f(0,1) = 1$. Maks di $y = 0$ atau $y = 2$: $f(0,0) = 2$, $f(0,2) = 2$.

Sisi $x = 3$: $f(3,y) = y^2 - 2y + 5$, $y \in [0,2]$. Min di $y = 1$: $f(3,1) = 4$. Maks di ujung: $f(3,0) = 5$, $f(3,2) = 5$.

Sisi $y = 0$: $f(x,0) = x^2 - 2x + 2$, $x \in [0,3]$. Min di $x = 1$: $f(1,0) = 1$. Maks di $x = 3$: $f(3,0) = 5$.

Sisi $y = 2$: $f(x,2) = x^2 - 2x + 2$, $x \in [0,3]$. Sama: min $= 1$, maks $= 5$.

$$\text{Min mutlak } = 0 \text{ di } (1,1); \qquad \text{Maks mutlak } = 5 \text{ di } (3,0) \text{ dan } (3,2). \quad \checkmark $$
Contoh 20.10 — Ekstrem Mutlak pada Lingkaran

$f(x,y) = xy$ pada $D = \{(x,y) : x^2 + y^2 \leq 1\}$.

Interior: $f_x = y = 0$, $f_y = x = 0 \implies (0,0)$. $f(0,0) = 0$.

Batas $x^2 + y^2 = 1$: gunakan pengali Lagrange (lihat bagian berikutnya) atau parameterisasi $x = \cos\theta$, $y = \sin\theta$:

$$f = \cos\theta\sin\theta = \tfrac{1}{2}\sin 2\theta $$

Maksimum: $\sin 2\theta = 1 \implies \theta = \pi/4, 5\pi/4 \implies f = 1/2$ di $(\pm 1/\sqrt{2}, \pm 1/\sqrt{2})$.

Minimum: $\sin 2\theta = -1 \implies \theta = 3\pi/4, 7\pi/4 \implies f = -1/2$.

$$\text{Maks mutlak } = \tfrac{1}{2}, \qquad \text{Min mutlak } = -\tfrac{1}{2}. \quad \checkmark $$

20.8 Metode Pengali Lagrange: Satu Kendala

Banyak masalah optimasi dalam teknik memiliki kendala: meminimalkan biaya dengan sumber daya terbatas, memaksimalkan kekuatan dengan volume tertentu, dll. Metode pengali Lagrange adalah teknik paling elegan untuk menyelesaikan masalah ini.

Masalah Umum

Maksimumkan atau minimumkan $f(x,y)$ dengan kendala $g(x,y) = c$.

Teorema 20.4 — Metode Pengali Lagrange (Dua Variabel, Satu Kendala)

Jika $f$ dan $g$ memiliki turunan parsial kontinu, dan $\nabla g \neq \mathbf{0}$ pada kurva $g(x,y) = c$, maka setiap titik ekstrem $f$ pada kendala memenuhi:

$$\boxed{\nabla f = \lambda\,\nabla g} $$

untuk suatu bilangan real $\lambda$ (disebut pengali Lagrange). Secara eksplisit:

$$f_x = \lambda\,g_x, \qquad f_y = \lambda\,g_y, \qquad g(x,y) = c $$

Tiga persamaan, tiga未知数 ($x$, $y$, $\lambda$).

g(x,y) = c P ∇f λ∇g sejajar! kurva level $f$ Di titik ekstrem, kurva level $f$ menyinggung kurva kendala, sehingga $\nabla f \parallel \nabla g$
Gambar 20.4 — Intuisi pengali Lagrange: di titik di mana $f$ mencapai ekstrem pada kendala, kurva level $f$ menyinggung kurva kendala, sehingga gradien keduanya sejajar.
Mengapa $\nabla f \parallel \nabla g$?

Parameterisasi kendala: $\mathbf{r}(t)$ dengan $g(\mathbf{r}(t)) = c$ untuk semua $t$. Di titik ekstrem $P = \mathbf{r}(t_0)$, laju perubahan $f$ sepanjang kurva kendala harus nol: $\frac{d}{dt}f(\mathbf{r}(t))\big|_{t_0} = \nabla f \cdot \mathbf{r}'(t_0) = 0$. Artinya $\nabla f$ tegak lurus terhadap vektor tangen $\mathbf{r}'(t_0)$. Tapi $\nabla g$ juga tegak lurus terhadap kurva kendala (karena $\frac{d}{dt}g(\mathbf{r}(t)) = \nabla g \cdot \mathbf{r}'(t) = 0$). Jadi $\nabla f$ dan $\nabla g$ keduanya tegak lurus terhadap garis yang sama di bidang, yang berarti mereka sejajar: $\nabla f = \lambda\nabla g$. $\quad\blacksquare$

Contoh 20.11 — Kotak Terbesar dalam Sfera

Temukan dimensi kotak terbesar (sisi-sisi sejajar sumbu) yang dapat dimuat dalam sfera $x^2 + y^2 + z^2 = 1$.

Fungsi objektif: $f(x,y,z) = 8xyz$ (volume kotak di oktan pertama, kemudian kalikan 8).

Kendala: $g(x,y,z) = x^2 + y^2 + z^2 = 1$.

$\nabla f = \langle 8yz,\; 8xz,\; 8xy \rangle$, $\nabla g = \langle 2x,\; 2y,\; 2z \rangle$.

$$8yz = 2\lambda x, \quad 8xz = 2\lambda y, \quad 8xy = 2\lambda z, \quad x^2+y^2+z^2 = 1 $$

Kalikan persamaan pertama dengan $x$: $8xyz = 2\lambda x^2$. Demikian pula: $8xyz = 2\lambda y^2 = 2\lambda z^2$. Jika $\lambda \neq 0$: $x^2 = y^2 = z^2$. Dengan kendala: $3x^2 = 1 \implies x = y = z = 1/\sqrt{3}$.

$$V_{\max} = 8 \cdot \frac{1}{\sqrt{3}} \cdot \frac{1}{\sqrt{3}} \cdot \frac{1}{\sqrt{3}} = \frac{8}{3\sqrt{3}} = \frac{8\sqrt{3}}{9} \approx 1.540 $$

Ini adalah kubus berjari-jari $1/\sqrt{3}$ — bukan kebetulan bahwa semua sisi sama! ✓

Contoh 20.12 — Jarak Terdekat ke Bidang

Jarak terdekat dari titik $(1, 2, 3)$ ke bidang $2x - y + 2z = 5$.

Fungsi objektif: $f(x,y,z) = (x-1)^2 + (y-2)^2 + (z-3)^2$ (kuadrat jarak, lebih mudah).

Kendala: $g(x,y,z) = 2x - y + 2z = 5$.

$$2(x-1) = 2\lambda, \quad 2(y-2) = -\lambda, \quad 2(z-3) = 2\lambda, \quad 2x - y + 2z = 5 $$

Dari persamaan pertama dan ketiga: $x - 1 = z - 3 \implies x = z - 2$. Dari persamaan kedua: $y - 2 = -\lambda/2 = -(x-1) \implies y = 3 - x$.

Substitusi ke kendala: $2(z-2) - (3-z+2) + 2z = 5 \implies 2z - 4 - 5 + z + 2z = 5 \implies 5z = 14 \implies z = 14/5$.

$x = 4/5$, $y = 11/5$, $z = 14/5$. Jarak: $d = \sqrt{(-1/5)^2 + (1/5)^2 + (-1/5)^2} = \sqrt{3/25} = \sqrt{3}/5$. ✓

20.9 Pengali Lagrange: Dua Kendala

Beberapa masalah memiliki lebih dari satu kendala. Generalisasi langsung:

Teorema 20.5 — Pengali Lagrange dengan Dua Kendala

Maksimumkan/minimumkan $f(x,y,z)$ dengan kendala $g_1(x,y,z) = c_1$ dan $g_2(x,y,z) = c_2$:

$$\boxed{\nabla f = \lambda\,\nabla g_1 + \mu\,\nabla g_2} $$

Lima persamaan: tiga komponen gradien + dua kendala = lima persamaan untuk lima未知数 ($x, y, z, \lambda, \mu$).

Interpretasi Geometris

Dua kendala $g_1 = c_1$ dan $g_2 = c_2$ mendefinisikan (umumnya) sebuah kurva di $\mathbb{R}^3$ — irisan dua permukaan. Syarat $\nabla f = \lambda\nabla g_1 + \mu\nabla g_2$ menyatakan bahwa $\nabla f$ terletak pada bidang yang direntang oleh $\nabla g_1$ dan $\nabla g_2$ (yaitu bidang normal kurva irisan), yang berarti $\nabla f$ tegak lurus terhadap arah kurva irisan.

Contoh 20.13 — Dua Kendala: Titik Terdekat pada Garis

Titik pada sfera $x^2 + y^2 + z^2 = 1$ yang terdekat ke garis $x + y + z = 0$, $x - y = 0$.

$f = x^2 + y^2 + z^2$, $g_1 = x + y + z = 0$, $g_2 = x - y = 0$.

Dari $g_2$: $x = y$. Dari $g_1$: $2x + z = 0 \implies z = -2x$. Substitusi ke $f$:

$$f = x^2 + x^2 + 4x^2 = 6x^2 = 1 \implies x = \pm\frac{1}{\sqrt{6}} $$

Titik terdekat: $(1/\sqrt{6},\; 1/\sqrt{6},\; -2/\sqrt{6})$. Jarak ke garis: $d = 1$ (karena titiknya pada sfera). ✓

20.10 Optimasi Terapan dalam Konteks Teknik

Contoh 20.14 — Desain Tangki Minimalkan Biaya

Tangki terbuka (tanpa tutup) berbentuk kotak dengan volume $V = 108\;\text{m}^3$. Biaya dasar = $a$/m², biaya sisi = $b$/m². Diminimalkan biaya total.

Dimensi: panjang $x$, lebar $y$, tinggi $z$. Volume: $xyz = 108$.

Biaya: $C = axy + 2bxz + 2byz$ (dasar + 4 sisi, dengan sisi berpasangan).

Kasus khusus $a = b$: $C = b(xy + 2xz + 2yz)$, kendala $xyz = 108$.

$$\nabla C = \lambda\nabla g: \quad b(y + 2z) = \lambda yz, \quad b(x + 2z) = \lambda xz, \quad b(2x + 2y) = \lambda xy $$

Dari dua persamaan pertama: $y + 2z = x + 2z \implies x = y$. Dari persamaan 1 dan 3: $y + 2z = 2x \implies x + 2z = 2x \implies z = x/2$.

Kendala: $x \cdot x \cdot x/2 = 108 \implies x^3 = 216 \implies x = 6$. Jadi: $6 \times 6 \times 3$ meter. ✓

Contoh 20.15 — Tegangan Maksimum Bidang

Tegangan normal pada suatu titik ditulis $\sigma = \sigma_x\cos^2\theta + \sigma_y\sin^2\theta + 2\tau_{xy}\sin\theta\cos\theta$. Dengan $\sigma_x = 80$ MPa, $\sigma_y = 40$ MPa, $\tau_{xy} = 30$ MPa, tentukan $\sigma_{\max}$ dan $\sigma_{\min}$.

$\frac{d\sigma}{d\theta} = -2\sigma_x\cos\theta\sin\theta + 2\sigma_y\sin\theta\cos\theta + 2\tau_{xy}(\cos^2\theta - \sin^2\theta) = 0$.

Menggunakan identitas: $\tan 2\theta = \frac{2\tau_{xy}}{\sigma_x - \sigma_y} = \frac{60}{40} = \frac{3}{2}$.

$$\sigma_{\max,\min} = \frac{\sigma_x + \sigma_y}{2} \pm \sqrt{\left(\frac{\sigma_x - \sigma_y}{2}\right)^2 + \tau_{xy}^2} = 60 \pm \sqrt{400 + 900} = 60 \pm \sqrt{1300} $$
$$\sigma_{\max} \approx 95.4\;\text{MPa}, \qquad \sigma_{\min} \approx 24.6\;\text{MPa} \quad \checkmark $$
Contoh 20.16 — Regresi Linear Kuadrat Terkecil

Untuk data $(x_1,y_1), \ldots, (x_n,y_n)$, tentukan garis $y = ax + b$ yang meminimalkan jumlah kuadrat residual $S(a,b) = \sum_{i=1}^{n}(y_i - ax_i - b)^2$.

$$\frac{\partial S}{\partial a} = -2\sum_{i=1}^{n}x_i(y_i - ax_i - b) = 0, \qquad \frac{\partial S}{\partial b} = -2\sum_{i=1}^{n}(y_i - ax_i - b) = 0 $$
$$\boxed{a = \frac{n\sum x_i y_i - \sum x_i \sum y_i}{n\sum x_i^2 - (\sum x_i)^2}, \qquad b = \frac{\sum y_i - a\sum x_i}{n}} $$

Ini adalah rumus regresi linear kuadrat terkecil (ordinary least squares) — salah satu rumus paling penting dalam statistika dan teknik. Verifikasi bahwa Hessian $S$ positif definit (minimum): $S_{aa} = 2\sum x_i^2 > 0$, $D = 4\sum x_i^2 \cdot 2n - 4(\sum x_i)^2 = 8[n\sum x_i^2 - (\sum x_i)^2] > 0$ oleh Cauchy-Schwarz. ✓

20.11 Uji Turunan Kedua untuk Pengali Lagrange

Metode pengali Lagrange memberi kandidat titik ekstrem. Untuk mengklasifikasikannya (maks atau min), kita perlu analisis tambahan.

Teorema 20.6 — Uji Borded Hessian

Untuk masalah maks/min $f(x,y)$ dengan kendala $g(x,y) = c$, di titik kandidat dengan pengali $\lambda$, bentuk matriks borded Hessian:

$$\tilde{H} = \begin{pmatrix} 0 & g_x & g_y \\ g_x & f_{xx} - \lambda g_{xx} & f_{xy} - \lambda g_{xy} \\ g_y & f_{yx} - \lambda g_{yx} & f_{yy} - \lambda g_{yy} \end{pmatrix} $$

Biarkan $\tilde{D} = \det\tilde{H}$. Maka:

$$\tilde{D} > 0 \implies \text{maksimum lokal}, \qquad \tilde{D} < 0 \implies \text{minimum lokal} $$
Dalam Praktik

Dalam banyak masalah teknik, kita sudah tahu dari konteks fisika apakah suatu kandidat adalah maksimum atau minimum (misalnya, meminimalkan biaya → jelas minimum; memaksimalkan kekuatan → jelas maksimum). Uji borded Hessian berguna ketika konteks tidak jelas atau saat ada banyak kandidat.

20.12 Ringkasan: Rumus-Rumus Kunci Bab 20

KuantitasRumus
Bidang tangen ($z = f(x,y)$)$z - z_0 = f_x(x-x_0) + f_y(y-y_0)$
Normal ($z = f(x,y)$)$\mathbf{n} = \langle f_x, f_y, -1 \rangle$
Normal (implisit $F = 0$)$\mathbf{n} = \nabla F = \langle F_x, F_y, F_z \rangle$
Bidang tangen (implisit)$F_x(x-x_0) + F_y(y-y_0) + F_z(z-z_0) = 0$
Linearisasi$L(x,y) = f(x_0,y_0) + f_x(x-x_0) + f_y(y-y_0)$
Titik kritis$\nabla f = \mathbf{0}$
Determinan Hessian$D = f_{xx}f_{yy} - f_{xy}^2$
Uji turunan kedua$D>0, f_{xx}>0$: min; $D>0, f_{xx}<0$: maks; $D<0$: pelana
Pengali Lagrange (1 kendala)$\nabla f = \lambda\nabla g$ + kendala
Pengali Lagrange (2 kendala)$\nabla f = \lambda\nabla g_1 + \mu\nabla g_2$ + 2 kendala
Regresi OLS$a = \frac{n\sum x_iy_i - \sum x_i\sum y_i}{n\sum x_i^2-(\sum x_i)^2}$, $b = \bar{y} - a\bar{x}$
Kesatuan Bab 19–20

Seluruh Bab 20 dibangun dari satu prinsip: gradien $\nabla f$ mengarah ke arah kenaikan paling cepat. Bidang tangen menggunakan komponen gradien sebagai koefisien. Titik kritis adalah tempat gradien nol. Uji Hessian memeriksa "kelengkungan" di sekitar titik kritis. Pengali Lagrange menyatakan bahwa pada kendala, gradien fungsi objektif harus sejajar dengan gradien kendala. Bahkan regresi kuadrat terkecil adalah masalah "gradien nol" —只不过是 menyelesaikan $\nabla S = \mathbf{0}$.

Pertanyaan & Latihan Evaluasi Bab 20
  1. Tentukan bidang tangen dan garis normal permukaan $z = e^{x^2 - y}$ di titik $(1, 1, 1)$.
  2. Tentukan bidang tangen permukaan implisit $x^2 + 2y^2 + 3z^2 = 6$ di titik $(1, 1, 1)$. Verifikasi bahwa bidang ini tegak lurus terhadap vektor posisi titik tersebut relatif terhadap permukaan ellipsoid.
  3. Gunakan linearisasi untuk mengaproksimasi $(0.98)^{0.03} \cdot e^{0.01}$. Tentukan $f(x,y)$ yang sesuai, titik $(x_0, y_0)$, dan hitung aproksimasinya.
  4. Temukan dan klasifikasikan semua titik kritis dari $f(x,y) = x^4 + y^4 - 4xy + 1$.
  5. Temukan dan klasifikasikan semua titik kritis dari $f(x,y) = 3x^2y + y^3 - 3x^2 - 3y^2 + 2$.
  6. Temukan maksimum dan minimum mutlak $f(x,y) = x^2 + xy + y^2$ pada segitiga dengan vertices $(0,0)$, $(2,0)$, dan $(0,2)$.
  7. Temukan titik pada ellipsoid $x^2/a^2 + y^2/b^2 + z^2/c^2 = 1$ yang paling jauh dari origin. Petunjuk: maksimumkan $f = x^2 + y^2 + z^2$ dengan kendala ellipsoid.
  8. Sebuah kotak tanpa tutup harus menampung volume $32\;\text{m}^3$. Jika biaya dasar dua kali lipat biaya sisi, tentukan dimensi yang meminimalkan biaya total.
  9. Tunjukkan bahwa garis singgung pada hiperboloid satu lembar $x^2/a^2 + y^2/b^2 - z^2/c^2 = 1$ di titik $(x_0, y_0, z_0)$ memenuhi $\frac{xx_0}{a^2} + \frac{yy_0}{b^2} - \frac{zz_0}{c^2} = 1$.
  10. Proyek: Dengan data berikut, gunakan rumus OLS (Contoh 20.16) untuk menentukan garis regresi terbaik $y = ax + b$:
    $(x_i, y_i) = \{(1, 2.1),\;(2, 3.9),\;(3, 6.2),\;(4, 7.8),\;(5, 10.1)\}$.
    Hitung $a$, $b$, dan jumlah kuadrat residual $S$.
Jembatan ke Bab 21

Bab 19–20 mempelajari turunan fungsi multivariabel. Bab 21 berbalik arah ke integral — yaitu integral ganda $\iint_D f(x,y)\,dA$. Jika turunan parsial "memotong" fungsi searah satu variabel, integral ganda "menumpuk" kontribusi fungsi di atas seluruh daerah. Keduanya dihubungkan oleh Teorema Fubini: $\iint_D f\,dA = \int\left[\int f\,dx\right]dy$, yang memungkinkan kita menghitung integral ganda sebagai integral bertingkat — integrasi dua kali secara berurutan. Bab 21 juga memperkenalkan koordinat polar dalam konteks integral, yang menjadi penting untuk daerah berbentuk lingkaran dan sektor.