Turunan Parsial
Semua kalkulus sebelumnya mempelajari fungsi dengan satu variabel independen: $y = f(x)$. Bab ini melangkah ke dimensi yang lebih tinggi — fungsi yang bergantung pada dua atau tiga variabel: $z = f(x,y)$ atau $u = f(x,y,z)$. Turunan parsial adalah alat pertama untuk menganalisis fungsi-fungsi ini: alih-alih menurunkan terhadap semua variabel sekaligus, kita menurunkan terhadap satu variabel saja sementara yang lain dianggap konstan. Dari turunan parsial orde pertama dan kedua, kita membangun differensial total (aproksimasi linear lokal), aturan rantai multivariabel, dan yang paling penting: vektor gradien $\nabla f$ yang mengarah ke arah kenaikan paling cepat. Bab ini adalah jantung Kalkulus III — hampir semua bab berikutnya membangun di atasnya.
19.1 Fungsi Multivariabel: Domain, Range, dan Grafik
Fungsi $f$ dari $\mathbb{R}^2$ ke $\mathbb{R}$ menetapkan setiap titik $(x, y)$ dalam domainnya ke sebuah bilangan real $f(x,y)$:
Domain $D$ adalah himpunan semua $(x,y)$ dimana $f(x,y)$ terdefinisi. Range adalah himpunan semua nilai keluaran. Grafik $f$ adalah permukaan di $\mathbb{R}^3$:
(a) $f(x,y) = \sqrt{1 - x^2 - y^2}$. Domain: $x^2 + y^2 \leq 1$ (lingkaran tertutup berjari-jari 1). Range: $[0, 1]$. Grafik: hemisper atas.
(b) $f(x,y) = \dfrac{1}{x - y}$. Domain: $\{(x,y) : x \neq y\}$ (seluruh $\mathbb{R}^2$ kecuali garis $y = x$). Range: $(-\infty, 0) \cup (0, \infty)$.
(c) $f(x,y) = \ln(x^2 + y^2)$. Domain: $\{(x,y) : x^2 + y^2 > 0\} = \mathbb{R}^2 \setminus \{(0,0)\}$. Range: $(-\infty, \infty)$. ✓
19.2 Kurva Level dan Permukaan Level
Grafik 3D sulit digambar di atas kertas. Kurva level (untuk $f(x,y)$) dan permukaan level (untuk $f(x,y,z)$) adalah alat 2D yang sangat efektif untuk memvisualisasikan fungsi multivariabel.
Kurva level dari $f(x,y)$ untuk nilai $c$:
Permukaan level dari $f(x,y,z)$ untuk nilai $c$:
(a) $f(x,y) = x^2 - y^2$: kurva level $x^2 - y^2 = c$ adalah hiperbola (untuk $c \neq 0$) atau sepasang garis (untuk $c = 0$).
(b) $f(x,y) = xy$: kurva level $xy = c$ adalah hiperbola dengan asimtot sumbu koordinat.
(c) $f(x,y,z) = x^2 + y^2 + z^2$: permukaan level adalah sfera berjari-jari $\sqrt{c}$ (untuk $c > 0$).
(d) $f(x,y,z) = 2x + 3y - z$: permukaan level $2x + 3y - z = c$ adalah bidang-bidang sejajar (semua memiliki vektor normal $\langle 2, 3, -1 \rangle$). ✓
19.3 Turunan Parsial Orde Pertama
Turunan parsial $f$ terhadap $x$ di $(a, b)$:
Turunan parsial $f$ terhadap $y$ di $(a, b)$:
Notasi alternatif: $f_x = \partial_x f = D_1 f$, $f_y = \partial_y f = D_2 f$. Untuk $f(x,y,z)$: $f_x$, $f_y$, $f_z$ (atau $D_1 f$, $D_2 f$, $D_3 f$).
$f_x(a,b)$ adalah kemiringan garis singgung pada kurva perpotongan permukaan $z = f(x,y)$ dengan bidang vertikal $y = b$. Secara visual: irisan permukaan dengan bidang $y = b$ menghasilkan kurva $z = f(x, b)$ (fungsi satu variabel dalam $x$), dan $f_x(a,b)$ hanyalah turunan biasa dari kurva ini di $x = a$. Demikian pula, $f_y(a,b)$ adalah kemiringan irisan dengan bidang $x = a$.
$f(x,y) = x^3 y^2 + e^{xy} - \ln(x^2 + y^2)$:
$f_x$ (turunkan terhadap $x$, $y$ dianggap konstan):
$f_y$ (turunkan terhadap $y$, $x$ dianggap konstan):
✓
$f(x,y,z) = \dfrac{x}{\sqrt{x^2+y^2+z^2}}$:
Perhatikan pola simetris: $f_y = \dfrac{x^2+z^2}{(x^2+y^2+z^2)^{3/2}}$, $f_z = \dfrac{x^2+y^2}{(x^2+y^2+z^2)^{3/2}}$. ✓
19.4 Turunan Parsial Orde Tinggi
Dari $f_x$ dan $f_y$, kita bisa menurunkan lagi:
$f_{xy}$ dan $f_{yx}$ disebut turunan parsial campuran (mixed partials).
Jika $f_{xy}$ dan $f_{yx}$ berkelanjutan pada suatu lingkungan terbuka yang mengandung $(a,b)$, maka:
Dalam praktik: hampir semua fungsi yang kita temui memiliki turunan parsial campuran kontinu, sehingga urutan diferensiasi tidak penting.
$f(x,y) = x\sin y + y\,e^x$:
Kedua turunan parsial campuran sama, sesuai teorema Clairaut. ✓
$f_{xxy}$ berarti: turunkan dua kali terhadap $x$, lalu sekali terhadap $y$ (baca kiri ke kanan). Jumlah subskrip = orde turunan. Jumlah kemunculan setiap variabel = orde turunan terhadap variabel tersebut. Contoh: $f_{xxyyz}$ adalah turunan orde 5 (tiga kali $x$, dua kali $y$, nol kali $z$).
19.5 Diferensial Total dan Aproksimasi Linear
Dalam kalkulus satu variabel, diferensial $dy = f'(x)\,dx$ memberikan aproksimasi perubahan $f$ akibat perubahan kecil $dx$. Untuk fungsi dua variabel, konsep ini diperluas menjadi diferensial total.
Jika $z = f(x,y)$ memiliki turunan parsial kontinu, maka diferensial total adalah:
Untuk $w = f(x,y,z)$:
Untuk $\Delta x$ dan $\Delta y$ kecil:
Error aproksimasi: $|\Delta z - dz| \to 0$ lebih cepat dari $\sqrt{(\Delta x)^2 + (\Delta y)^2}$ saat $(\Delta x, \Delta y) \to (0,0)$.
Hitung aproksimasi $(1.04)^{2.98}$:
Biarkan $f(x,y) = x^y$, $(x_0, y_0) = (1, 3)$, $\Delta x = 0.04$, $\Delta y = -0.02$:
Nilai sebenarnya: $(1.04)^{2.98} \approx 1.1217$. Error sangat kecil! ✓
Resistansi $R = \dfrac{V}{I}$ diukur dengan $V = 220 \pm 1$ Volt dan $I = 5 \pm 0.05$ Ampere. Galat maksimum $R$:
Jadi $R = 44 \pm 0.64\;\Omega$ (atau $R = 44.0 \pm 1.5\%$). ✓
19.6 Aturan Rantai Multivariabel
Aturan rantai untuk fungsi multivariabel lebih kompleks karena ada banyak "jalur" dari variabel independen ke variabel dependen. Diagram pohon (tree diagram) adalah alat yang sangat efektif untuk mengorganisir semua jalur ini.
Kasus 1: $z = f(x,y)$, $x = g(t)$, $y = h(t)$
Kasus 2: $z = f(x,y)$, $x = g(s,t)$, $y = h(s,t)$
Kasus 3: $w = f(x,y,z)$, $x = g(t)$, $y = h(t)$, $z = k(t)$
Gunakan $\dfrac{\partial z}{\partial s}$ ketika $z$ bergantung pada lebih dari satu variabel (dan kita menurunkan terhadap salah satunya). Gunakan $\dfrac{dz}{dt}$ ketika pada akhirnya $z$ bergantung pada satu variabel saja $t$ (bahkan jika melalui perantara). Pada Gambar 19.5, $z$ secara langsung bergantung pada $x$ dan $y$ (jadi $\partial z/\partial x$), tetapi secara akhir bergantung hanya pada $t$ (jadi $dz/dt$).
$z = x^2 y$, $x = \cos t$, $y = \sin t$. Hitung $dz/dt$:
Verifikasi langsung: $z = \cos^2 t \cdot \sin t$. Turunkan: $dz/dt = -2\cos t\sin^2 t + \cos^3 t$. ✓ Sama. ✓
$z = e^{xy}$, $x = s + t$, $y = s - t$. Hitung $\partial z/\partial s$ dan $\partial z/\partial t$:
Verifikasi: $z = e^{s^2 - t^2}$, maka $\partial z/\partial s = 2s\,e^{s^2-t^2}$ ✓ dan $\partial z/\partial t = -2t\,e^{s^2-t^2}$ ✓. ✓
19.7 Turunan Parsial Implisit
Jika $F(x,y,z) = 0$ mendefinisikan $z$ secara implisit sebagai fungsi dari $x$ dan $y$, kita bisa menemukan $\partial z/\partial x$ dan $\partial z/\partial y$ tanpa menyelesaikan untuk $z$.
Jika $F(x,y,z) = 0$ mendefinisikan $z = f(x,y)$ secara implisit, dan $F_z \neq 0$, maka:
$F(x, y, z(x,y)) = 0$ untuk semua $(x,y)$. Turunkan terhadap $x$:
$x^2 + y^2 + z^2 = 4z$. Tulis $F = x^2 + y^2 + z^2 - 4z = 0$:
Ini adalah sfera $(x^2 + y^2 + (z-2)^2 = 4)$ yang diperlakukan sebagai dua fungsi $z = f(x,y)$ (hemisper atas dan bawah). ✓
19.8 Turunan Arah
Turunan parsial $f_x$ dan $f_y$ mengukur laju perubahan $f$ sepanjang dua arah khusus (sumbu-$x$ dan sumbu-$y$). Turunan arah menggeneralisasi konsep ini ke arah sembarang.
Jika $\mathbf{u} = \langle a, b \rangle$ adalah vektor satuan ($a^2+b^2=1$), maka turunan arah $f$ di $(x_0,y_0)$ sepanjang $\mathbf{u}$ adalah:
Untuk $\mathbf{u} = \langle a, b, c \rangle \in \mathbb{R}^3$ (vektor satuan):
Definisi di atas menggunakan langkah $h$ (bukan $h|\mathbf{u}|$), sehingga jika $\mathbf{u}$ bukan vektor satuan, turunan arah akan bergantung pada panjang $\mathbf{u}$ — bukan hanya arahnya. Dengan mensyaratkan $|\mathbf{u}| = 1$, $D_{\mathbf{u}}f$ benar-benar mengukur "laju perubahan per satuan jarak" dalam arah $\mathbf{u}$. Selalu normalisasi vektor arah sebelum menghitung turunan arah.
19.9 Vektor Gradien
Vektor gradien adalah salah satu konsep paling penting dalam seluruh kalkulus multivariabel. Ia mengumpulkan semua informasi turunan parsial orde pertama ke dalam satu objek vektor.
Gradien dari $f(x,y)$:
Gradien dari $f(x,y,z)$:
Simbol $\nabla$ (nabla, dibaca "del") adalah operator diferensial vektor: $\nabla = \left\langle \dfrac{\partial}{\partial x},\, \dfrac{\partial}{\partial y},\, \dfrac{\partial}{\partial z} \right\rangle$.
Jika $\mathbf{u}$ adalah vektor satuan, maka:
Ini berarti: setiap turunan arah dapat dihitung dari gradien melalui satu dot product.
Dari definisi turunan arah dan diferensial total (atau aturan rantai dengan $x = x_0+ha$, $y = y_0+hb$):
- Arah kenaikan maksimum: $\nabla f$ menunjuk ke arah di mana $f$ naik paling cepat. Laju kenaikan maksimum adalah $|\nabla f|$.
- Arah penurunan maksimum: $-\nabla f$ menunjuk ke arah di mana $f$ turun paling cepat.
- Tegak lurus terhadap kurva level: $\nabla f$ tegak lurus terhadap kurva level $f(x,y) = c$ (atau permukaan level $f(x,y,z) = c$) di setiap titik.
- Nol di titik kritis: $\nabla f = \mathbf{0}$ di titik di mana semua turunan parsial orde pertama nol.
Kurva level $f(x,y) = c$ dapat diparametrisasi sebagai $\mathbf{r}(t) = \langle x(t), y(t) \rangle$ dengan $f(x(t),y(t)) = c$ untuk semua $t$. Turunkan: $\nabla f \cdot \mathbf{r}'(t) = 0$. Karena $\mathbf{r}'(t)$ adalah vektor tangen kurva level, dan dot product-nya dengan $\nabla f$ selalu nol, maka $\nabla f$ tegak lurus terhadap kurva level. $\quad\blacksquare$
$f(x,y) = x^2 y - y^3$. Di titik $(2, 1)$:
(a) Laju kenaikan maksimum: $|\nabla f| = \sqrt{16+1} = \sqrt{17}$, arah $\langle 4,1 \rangle/\sqrt{17}$.
(b) Turunan arah sepanjang $\mathbf{u} = \langle 1/\sqrt{2},\, 1/\sqrt{2} \rangle$:
(c) Arah di mana $f$ tidak berubah: tegak lurus terhadap $\nabla f$, yaitu $\langle -1, 4 \rangle/\sqrt{17}$ (atau sebaliknya). Ini adalah arah sepanjang kurva level. ✓
$f(x,y,z) = x^2 + y^2 + z^2$ (fungsi jarak kuadrat dari origin):
Gradien selalu searah dengan vektor posisi — menunjuk menjauhi origin (arah jarak bertambah). Permukaan level adalah sfera, dan gradien memang tegak lurus terhadap sfera (searah jari-jari). $|\nabla f| = 2r$ semakin besar seiring jarak dari origin bertambah. ✓
19.10 Hubungan Diferensial Total dengan Gradien
Ini menunjukkan bahwa diferensial total adalah proyeksi gradien pada perpindahan $d\mathbf{r}$. Secara geometris: perubahan $f$ akibat perpindahan kecil $d\mathbf{r}$ adalah komponen gradien sepanjang arah perpindahan tersebut.
$f(x,y) = x^2 y + y^2$, $\nabla f = \langle 2xy,\; x^2 + 2y \rangle$. Di $(1, 2)$: $\nabla f = \langle 4, 5 \rangle$.
Untuk $d\mathbf{r} = \langle 0.1, -0.02 \rangle$:
Perubahan nyata: $f(1.1, 1.98) - f(1,2) = (1.21 \times 1.98 + 3.9204) - (2 + 4) = 6.3162 - 6 = 0.3162$. Aproksimasi cukup baik. ✓
19.11 Ringkasan: Rumus-Rumus Kunci Bab 19
| Kuantitas | Rumus |
|---|---|
| Turunan parsial $f_x$ | $\displaystyle\lim_{h\to 0}\frac{f(x_0+h,y_0)-f(x_0,y_0)}{h}$ |
| Clairaut | $f_{xy} = f_{yx}$ (jika kontinu) |
| Diferensial total | $dz = f_x\,dx + f_y\,dy$ |
| Rantai (1 param) | $\dfrac{dz}{dt} = f_x\,\dfrac{dx}{dt} + f_y\,\dfrac{dy}{dt}$ |
| Rantai (2 param) | $\dfrac{\partial z}{\partial s} = f_x\,\dfrac{\partial x}{\partial s} + f_y\,\dfrac{\partial y}{\partial s}$ |
| Implisit | $\dfrac{\partial z}{\partial x} = -\dfrac{F_x}{F_z}$, $\dfrac{\partial z}{\partial y} = -\dfrac{F_y}{F_z}$ |
| Turunan arah | $D_{\mathbf{u}}f = \nabla f \cdot \mathbf{u}$ ($|\mathbf{u}|=1$) |
| Gradien (2 var) | $\nabla f = \langle f_x,\; f_y \rangle$ |
| Gradien (3 var) | $\nabla f = \langle f_x,\; f_y,\; f_z \rangle$ |
| Diferensial via gradien | $df = \nabla f \cdot d\mathbf{r}$ |
Gradien $\nabla f$ muncul di setiap bab berikutnya: bidang tangen dan garis normal (Bab 20) menggunakan $\nabla f$ sebagai vektor normal; metode pengali Lagrange (Bab 20) menetapkan $\nabla f = \lambda\nabla g$; integral garis konservatif (Bab 23) memerlukan $\nabla f$ sebagai potensial; dan Teorema Divergensi serta Stokes (Bab 24) melibatkan operator $\nabla$ dalam bentuk divergensi ($\nabla\cdot\mathbf{F}$) dan curl ($\nabla\times\mathbf{F}$). Kuasai gradien sekarang — ia akan selalu kembali.
- Tentukan domain dan gambar peta kontur (sketsa beberapa kurva level) untuk: (a) $f(x,y) = \sqrt{x^2 - y^2}$, (b) $f(x,y) = \dfrac{1}{x^2 + y^2 + 1}$, (c) $f(x,y) = \arctan(y/x)$.
- Hitung semua turunan parsial orde pertama dan kedua dari $f(x,y) = x^3 y^2 - 3xy + e^{x-y}$. Verifikasi $f_{xyy} = f_{yxy} = f_{yyx}$.
- Gunakan diferensial total untuk mengaproksimasi $\sqrt{(3.02)^2 + (3.97)^2}$. Bandingkan dengan nilai sebenarnya.
- $w = x^2 y + y^2 z$, dengan $x = s\cos t$, $y = s\sin t$, $z = st$. Hitung $\partial w/\partial s$ dan $\partial w/\partial t$ menggunakan aturan rantai. Kemudian verifikasi dengan substitusi langsung.
- Permukaan $x^2 y + y^2 z + z^2 x = 3$ mendefinisikan $z$ secara implisit sebagai fungsi dari $x$ dan $y$ di sekitar $(1,1,1)$. Hitung $\partial z/\partial x$ dan $\partial z/\partial y$ di titik ini.
- Untuk $f(x,y) = x^2 + xy + y^2$ di $(1, -1)$: (a) hitung $\nabla f$, (b) tentukan arah kenaikan maksimum dan lajunya, (c) hitung turunan arah sepanjang $\mathbf{u} = \langle 3/5,\, 4/5 \rangle$, (d) tentukan arah di mana turunan arah = 0.
- Tunjukkan bahwa turunan arah maksimum adalah $|\nabla f|$ dan terjadi sepanjang arah $\nabla f/|\nabla f|$. Petunjuk: gunakan $D_{\mathbf{u}}f = |\nabla f|\cos\theta$ di mana $\theta$ adalah sudut antara $\mathbf{u}$ dan $\nabla f$.
- Jika $f(x,y) = g(r)$ dengan $r = \sqrt{x^2+y^2}$, tunjukkan bahwa $f_x^2 + f_y^2 = [g'(r)]^2$. (Ini berarti gradien fungsi radial hanya bergantung pada $g'$.)
- Dalam termodinamika, persamaan gas ideal $PV = nRT$ menghubungkan empat variabel. Jika $T$ dinyatakan sebagai fungsi implisit dari $P$ dan $V$, hitung $\partial T/\partial P$ dan $\partial T/\partial V$. Verifikasi bahwa $\dfrac{\partial P}{\partial V}\cdot\dfrac{\partial V}{\partial T}\cdot\dfrac{\partial T}{\partial P} = -1$ (relasi siklus termodinamika).
- Tunjukkan bahwa gradien $\nabla f$ di titik $(x_0, y_0)$ tegak lurus terhadap kurva level yang melalui titik tersebut, dengan menggunakan definisi turunan arah: pilih $\mathbf{u}$ searah dengan kurva level dan tunjukkan $D_{\mathbf{u}}f = 0$.
Bab ini memberi kita turunan parsial dan gradien. Bab 20 menggunakannya untuk tiga tujuan: (1) menentukan bidang tangen dan garis normal di permukaan $z = f(x,y)$ — ini adalah analog 3D dari garis singgung; (2) mengklasifikasikan titik kritis (maksimum, minimum, titik pelana) menggunakan matriks Hessian; dan (3) memecahkan masalah optimasi berkendala melalui metode pengali Lagrange, di mana kondisi optimal dinyatakan sebagai kesetaraan dua gradien: $\nabla f = \lambda\nabla g$.