Bab 15

Persamaan Parametrik dan Kurva Bidang

Sejauh ini kita hampir selalu mendeskripsikan kurva dalam bentuk $y = f(x)$ — satu nilai $y$ untuk setiap $x$. Namun banyak kurva alami yang tidak bisa atau tidak sebaiknya diwakili seperti itu: lingkaran memerlukan dua fungsi ($\pm\sqrt{r^2-x^2}$), lintasan proyektil memiliki dua nilai $y$ untuk satu $x$, dan lintasan partikel secara alami diungkapkan sebagai posisi terhadap waktu. Persamaan parametrik menyelesaikan semua masalah ini dengan memperkenalkan parameter ketiga $t$ yang mengendalikan kedua koordinat secara simultan. Bab ini membangun kalkulus lengkap untuk kurva parametrik: turunan pertama dan kedua, titik singular, panjang busur, dan luas, diikuti penerapan pada gerak partikel dan lintasan proyektil.

Def. Parametrik Elim. Eliminasi dy/dx Turunan Sng. Singular L, A Busur & Luas Fis. Penerapan
Gambar 15.1 — Alur Bab 15: dari definisi parametrik hingga penerapan fisika

15.1 Motivasi: Mengapa Kita Butuh Parametrik?

Representasi standar $y = f(x)$ memiliki tiga keterbatasan fundamental:

Masalah 1: Multi-nilai dua y Lingkaran: bukan fungsi Masalah 2: Lintasan Mundur naik turun Proyektil: dua y per x Masalah 3: Menyilang Diri silibang Kurva silang: bukan fungsi
Gambar 15.2 — Tiga masalah yang tidak bisa ditangani oleh representasi $y = f(x)$
  1. Multi-nilai: Lingkaran $x^2 + y^2 = r^2$ memerlukan dua fungsi $y = \pm\sqrt{r^2 - x^2}$, masing-masing hanya setengah lingkaran, dengan masalah turunan tak terdefinisi di $x = \pm r$.
  2. Lintasan mundur: Proyektil naik lalu turun melalui $x$ yang sama — satu $x$ berkorespondensi dengan dua nilai $y$ (naik dan turun) yang berbeda.
  3. Penyilangan diri: Kurva seperti figur-Lissajous menyilang dirinya sendiri, sehingga bahkan secara lokal bukan fungsi di titik persilangan.

Solusi: perkenalkan parameter $t$ sehingga $x = x(t)$ dan $y = y(t)$ masing-masing adalah fungsi biasa dari $t$. Setiap nilai $t$ memberikan satu titik $(x(t), y(t))$ pada kurva, dan kurva dijelajahi secara berurutan seiring $t$ bertambah.

15.2 Kurva Parametrik: Definisi dan Contoh Dasar

Definisi 15.1 — Kurva Parametrik

Jika $x(t)$ dan $y(t)$ adalah fungsi yang terdefinisi pada interval $I \subseteq \mathbb{R}$, maka himpunan titik

$$C = \{(x(t),\, y(t)) : t \in I\} $$

disebut kurva parametrik dengan parameter $t$. Variabel $t$ sering (tapi tidak selalu) mewakili waktu.

Contoh 15.1 — Lingkaran

Parametrisasi lingkaran berjari-jari $r$ berpusat di origin:

$$x(t) = r\cos t, \qquad y(t) = r\sin t, \qquad 0 \leq t \leq 2\pi $$

Eliminasi parameter: $x^2/r^2 + y^2/r^2 = \cos^2 t + \sin^2 t = 1$, yaitu $x^2 + y^2 = r^2$. ✓

Keunggulan vs. $y = \pm\sqrt{r^2 - x^2}$: satu pasang rumus untuk seluruh lingkaran, tanpa masalah di $x = \pm r$, dan secara alami menggambarkan arah putaran.

Contoh 15.2 — Elips
$$x(t) = a\cos t, \qquad y(t) = b\sin t, \qquad 0 \leq t \leq 2\pi $$

Eliminasi: $\dfrac{x^2}{a^2} + \dfrac{y^2}{b^2} = 1$. Untuk $a \neq b$, ini adalah elips dengan sumbu semi-mayor $a$ dan semi-minor $b$. ✓

Contoh 15.3 — Sikloid

Sikloid adalah lintasan titik pada roda berjari-jari $r$ yang menggelinding tanpa slip di sepanjang garis lurus:

$$x(t) = r(t - \sin t), \qquad y(t) = r(1 - \cos t), \qquad t \geq 0 $$
x Puncak ($t = \pi$) Cusp Sikloid: $x = r(t-\sin t)$, $y = r(1-\cos t)$
Gambar 15.3 — Sikloid: kurva yang dilalui titik pada roda yang menggelinding. Cusp muncul saat titik menyentuh tanah; puncak saat titik berada di posisi tertinggi.
Contoh 15.4 — Garis Singgung Parametrik Sederhana

Garis lurus melalui $(x_0, y_0)$ dengan arah $(a, b)$:

$$x(t) = x_0 + at, \qquad y(t) = y_0 + bt, \qquad t \in \mathbb{R} $$

Eliminasi: $y - y_0 = \dfrac{b}{a}(x - x_0)$ (jika $a \neq 0$). Jika $a = 0$: garis vertikal $x = x_0$. ✓

15.3 Eliminasi Parameter

Kadang kita ingin kembali ke representasi kartesian. Eliminasi parameter adalah proses menghilangkan $t$ dari $x = x(t)$ dan $y = y(t)$ untuk mendapatkan hubungan $F(x, y) = 0$.

Metode 15.1 — Strategi Eliminasi Parameter
  1. Selesaikan salah satu persamaan untuk $t$, lalu substitusi ke persamaan lainnya.
  2. Gunakan identitas trigonometri jika $x(t)$ dan $y(t)$ melibatkan $\sin t$ dan $\cos t$.
  3. Gunakan kombinasi aljabar (kuadratkan, jumlahkan, kurangkan) untuk menghilangkan $t$.
Contoh 15.5 — Eliminasi via Identitas Trigonometri

$x = 3\cos t$, $y = 2\sin t$. Kuadratkan dan kombinasikan:

$$\frac{x^2}{9} + \frac{y^2}{4} = \cos^2 t + \sin^2 t = 1 $$

Hasilnya: elips $\dfrac{x^2}{9} + \dfrac{y^2}{4} = 1$. ✓

Contoh 15.6 — Eliminasi via Substitusi

$x = t^2$, $y = t + 1$. Dari persamaan pertama: $t = \pm\sqrt{x}$ (untuk $x \geq 0$). Substitusi: $y = \pm\sqrt{x} + 1$.

Perhatikan: ini menghasilkan dua cabang ($t \geq 0$ dan $t \leq 0$), yang persis menunjukkan mengapa representasi parametrik lebih baik — ia memperlakukan kedua cabang secara seragam. ✓

Contoh 15.7 — Eliminasi yang Menghasilkan Kurva Implisit

$x = \cos t + t\sin t$, $y = \sin t - t\cos t$ (involusi lingkaran). Eliminasi eksplisit sangat sulit — tidak ada cara sederhana untuk menulis $y$ sebagai fungsi $x$. Kurva ini hanya bisa dianalisis secara memadai dalam bentuk parametrik. Ini adalah contoh di mana eliminasi tidak praktis dan representasi parametrik adalah bentuk alami.

Peringatan: Informasi yang Hilang saat Eliminasi

Eliminasi parameter melempar informasi: arah penelusuran, kecepatan penelusuran, dan perilaku di luar domain parameter. Contoh: $x = \cos t$, $y = \sin t$ untuk $0 \leq t \leq \pi$ dan untuk $\pi \leq t \leq 2\pi$ keduanya menghasilkan $x^2 + y^2 = 1$, tetapi mewakili setengah lingkaran yang berbeda. Selalu catat interval parameter asli.

15.4 Turunan Pertama: $\dfrac{dy}{dx}$

Jika $x = x(t)$ dan $y = y(t)$, bagaimana menghitung $\dfrac{dy}{dx}$ tanpa mengeliminasi $t$? Jawabannya adalah aturan rantai yang diterapkan secara terbalik.

Teorema 15.1 — Turunan Parametrik Orde-1

Jika $x(t)$ dan $y(t)$ terdiferensiasi dan $x'(t) \neq 0$, maka:

$$\boxed{\frac{dy}{dx} = \frac{dy/dt}{dx/dt} = \frac{y'(t)}{x'(t)}} $$
Derivasi dari aturan rantai

Dari aturan rantai: $\dfrac{dy}{dt} = \dfrac{dy}{dx} \cdot \dfrac{dx}{dt}$. Selesaikan untuk $\dfrac{dy}{dx}$:

$$\frac{dy}{dx} = \frac{dy/dt}{dx/dt} \quad \text{(asalkan } dx/dt \neq 0\text{)} \quad \blacksquare $$
Interpretasi Fisika

$dx/dt = v_x$ (kecepatan horizontal) dan $dy/dt = v_y$ (kecepatan vertikal). Maka $\dfrac{dy}{dx} = \dfrac{v_y}{v_x}$ = kemiringan lintasan = rasio komponen kecepatan. Ini masuk akal: arah gerak partikel di setiap titik ditentukan oleh rasio kecepatan komponennya.

Contoh 15.8 — Kemiringan Garis Singgung Lingkaran

$x = \cos t$, $y = \sin t$. Maka $x'(t) = -\sin t$, $y'(t) = \cos t$:

$$\frac{dy}{dx} = \frac{\cos t}{-\sin t} = -\cot t $$

Di $t = \pi/4$ (titik $(\frac{\sqrt{2}}{2}, \frac{\sqrt{2}}{2})$): $\dfrac{dy}{dx} = -\cot(\pi/4) = -1$. Garis singgung memiliki kemiringan $-1$, yang benar karena garis singgung lingkaran di titik ini tegak lurus terhadap jari-jari (yang memiliki kemiringan $+1$). ✓

Contoh 15.9 — Garis Singgung Sikloid

$x = r(t - \sin t)$, $y = r(1 - \cos t)$. Maka:

$$\frac{dx}{dt} = r(1 - \cos t), \qquad \frac{dy}{dt} = r\sin t $$
$$\frac{dy}{dx} = \frac{r\sin t}{r(1 - \cos t)} = \frac{\sin t}{1 - \cos t} $$

Di $t = \pi$ (puncak arch pertama, $x = r\pi$, $y = 2r$): $\dfrac{dy}{dx} = \dfrac{\sin\pi}{1 - \cos\pi} = \dfrac{0}{2} = 0$. Garis singgung horizontal di puncak — sesuai intuiti. ✓

Di $t \to 0^+$ (dekat cusp): gunakan identitas $\dfrac{\sin t}{1-\cos t} = \dfrac{2\sin(t/2)\cos(t/2)}{2\sin^2(t/2)} = \cot(t/2) \to +\infty$. Garis singgung vertikal di cusp — juga sesuai intuiti.

15.5 Turunan Kedua: $\dfrac{d^2y}{dx^2}$

Turunan kedua bukan sekadar $\dfrac{y''(t)}{x''(t)}$. Kita harus menerapkan aturan rantai sekali lagi.

Teorema 15.2 — Turunan Parametrik Orde-2
$$\boxed{\frac{d^2y}{dx^2} = \frac{d}{dx}\!\left(\frac{dy}{dx}\right) = \frac{\dfrac{d}{dt}\!\left(\dfrac{dy}{dx}\right)}{dx/dt} = \frac{\dfrac{d}{dt}\!\left(\dfrac{y'(t)}{x'(t)}\right)}{x'(t)}} $$

Menggunakan aturan pembagian pada pembilang:

$$\frac{d^2y}{dx^2} = \frac{x'(t)\,y''(t) - y'(t)\,x''(t)}{[x'(t)]^3} $$
Kesalahan Umum: Jangan Langsung Bagi Turunan Kedua

Salah: $\dfrac{d^2y}{dx^2} \neq \dfrac{y''(t)}{x''(t)}$. Yang benar: $\dfrac{d^2y}{dx^2} = \dfrac{d}{dt}\!\left(\dfrac{y'}{x'}\right) \Big/ x'$. Penyebutnya adalah $[x'(t)]^3$, bukan $x''(t)$. Kesalahan ini sangat umum dan menyebabkan jawaban yang sepenuhnya salah.

Contoh 15.10 — Turunan Kedua Lingkaran

$x = \cos t$, $y = \sin t$. Kita sudah punya $\dfrac{dy}{dx} = -\cot t$. Maka:

$$\frac{d^2y}{dx^2} = \frac{\dfrac{d}{dt}(-\cot t)}{dx/dt} = \frac{\csc^2 t}{-\sin t} = -\frac{1}{\sin^3 t} $$

Di $t = \pi/4$: $\dfrac{d^2y}{dx^2} = -\dfrac{1}{(\sqrt{2}/2)^3} = -\dfrac{8}{2\sqrt{2}} = -2\sqrt{2} \approx -2.83$. Negatif berarti kurva cekung ke bawah — benar untuk setengah lingkaran atas yang dilihat dari dalam. ✓

Contoh 15.11 — Turunan Kedua via Rumus Langsung

Verifikasi Contoh 15.10 menggunakan rumus $\dfrac{x'y'' - y'x''}{(x')^3}$:

$x' = -\sin t$, $x'' = -\cos t$, $y' = \cos t$, $y'' = -\sin t$:

$$\frac{d^2y}{dx^2} = \frac{(-\sin t)(-\sin t) - (\cos t)(-\cos t)}{(-\sin t)^3} = \frac{\sin^2 t + \cos^2 t}{-\sin^3 t} = -\frac{1}{\sin^3 t} \quad \checkmark $$

15.6 Titik Singular, Tangen Horizontal dan Vertikal

15.6.1 Tangen Horizontal

Garis singgung horizontal ketika $\dfrac{dy}{dx} = 0$, yaitu ketika:

$$y'(t) = 0 \quad \text{dan} \quad x'(t) \neq 0 $$

15.6.2 Tangen Vertikal

Garis singgung vertikal ketika $\dfrac{dy}{dx}$ tak terdefinisi (tenden tak hingga), yaitu ketika:

$$x'(t) = 0 \quad \text{dan} \quad y'(t) \neq 0 $$

15.6.3 Titik Singular

Definisi 15.2 — Titik Singular

Titik pada kurva parametrik dimana $x'(t) = 0$ dan $y'(t) = 0$ secara bersamaan disebut titik singular. Di titik ini, $\dfrac{dy}{dx}$ berbentuk $\frac{0}{0}$ dan perilaku kurva harus dianalisis lebih lanjut.

Contoh 15.12 — Analisis Cusp pada Sikloid

$x = t - \sin t$, $y = 1 - \cos t$ (ambil $r = 1$). Di $t = 0$: $x'(0) = 1 - \cos 0 = 0$, $y'(0) = \sin 0 = 0$. Jadi $(0, 0)$ adalah titik singular.

Untuk menganalisis perilaku di dekat $t = 0$, gunakan ekspansi Taylor:

$$x(t) = t - \left(t - \frac{t^3}{6} + \cdots\right) = \frac{t^3}{6} + O(t^5) $$
$$y(t) = 1 - \left(1 - \frac{t^2}{2} + \frac{t^4}{24} - \cdots\right) = \frac{t^2}{2} - \frac{t^4}{24} + O(t^6) $$

Dari suku dominan: $x \sim t^3/6$ dan $y \sim t^2/2$, sehingga $t \sim (6x)^{1/3}$ dan:

$$y \sim \frac{1}{2}(6x)^{2/3} = \frac{1}{2} \cdot 6^{2/3}\, x^{2/3} $$

Eksponen $2/3 < 1$ menunjukkan kurva memiliki cusp (titik runcing) — kemiringan cenderung tak hingga saat mendekati titik dari kedua sisi. ✓

Contoh 15.13 — Tangen Horizontal dan Vertikal pada Elips

$x = 4\cos t$, $y = 3\sin t$. Maka $x' = -4\sin t$, $y' = 3\cos t$.

Tangen horizontal ($y' = 0$): $\cos t = 0 \implies t = \pi/2,\, 3\pi/2$. Titik: $(0, 3)$ dan $(0, -3)$ — ujung sumbu semi-minor.

Tangen vertikal ($x' = 0$): $\sin t = 0 \implies t = 0,\, \pi$. Titik: $(4, 0)$ dan $(-4, 0)$ — ujung sumbu semi-mayor.

Titik singular: $x' = y' = 0$ tidak pernah terjadi secara simultan karena $-4\sin t = 0 \implies \cos t = \pm 1 \neq 0$. Jadi elips tidak memiliki titik singular — konsisten dengan fakta bahwa elips adalah kurva mulus (smooth). ✓

Contoh 15.14 — Titik Singular yang Bukan Cusp

$x = t^2$, $y = t^3$. Di $t = 0$: $x'(0) = 0$, $y'(0) = 0$ — titik singular.

Eliminasi parameter: $t = x^{1/2}$, sehingga $y = x^{3/2}$ (untuk $t \geq 0$, yaitu $x \geq 0$). Kurva ini adalah setengah parabola semi-kubik — memiliki cusp di origin dengan kemiringan vertikal.

Bandingkan dengan $x = t^3$, $y = t^3$ (garis $y = x$, bukan singular secara geometris meskipun $x'(0) = y'(0) = 0$). Ini menunjukkan bahwa $x' = y' = 0$ adalah kondisi perlu tapi tidak cukup untuk cusp geometris — kurva bisa saja "melambat lalu melanjutkan" tanpa runcing.

15.7 Panjang Busur Kurva Parametrik

Teorema 15.3 — Panjang Busur Parametrik

Jika $x'(t)$ dan $y'(t)$ kontinu pada $[\alpha, \beta]$, maka panjang busur kurva $(x(t), y(t))$ dari $t = \alpha$ hingga $t = \beta$ adalah:

$$\boxed{L = \int_\alpha^\beta \sqrt{[x'(t)]^2 + [y'(t)]^2}\,dt} $$
Derivasi dari penjumlahan panjang segmen

Partisi $[\alpha, \beta]$ menjadi $\alpha = t_0 < t_1 < \cdots < t_n = \beta$. Segmen antara $(x(t_{i-1}), y(t_{i-1}))$ dan $(x(t_i), y(t_i))$ memiliki panjang:

$$\Delta s_i = \sqrt{[\Delta x_i]^2 + [\Delta y_i]^2} = \sqrt{[x'(t_i^*)]^2 + [y'(t_i^*)]^2}\,\Delta t_i $$

di mana $\Delta x_i \approx x'(t_i^*)\Delta t_i$ dan $\Delta y_i \approx y'(t_i^*)\Delta t_i$ (MVT). Jumlah total:

$$L \approx \sum_{i=1}^{n}\sqrt{[x'(t_i^*)]^2 + [y'(t_i^*)]^2}\,\Delta t_i \xrightarrow{\|P\|\to 0} \int_\alpha^\beta \sqrt{[x'(t)]^2 + [y'(t)]^2}\,dt \quad \blacksquare $$
Interpretasi Kecepatan

Integrand $\sqrt{(x')^2 + (y')^2} = \sqrt{v_x^2 + v_y^2} = |\mathbf{v}|$ adalah kecepatan (laju) partikel. Jadi panjang busur adalah integral dari kecepatan terhadap waktu — persis seperti $s = \int v\,dt$ dalam fisika. Ini juga berarti $ds = \sqrt{(dx)^2 + (dy)^2} = \sqrt{(x')^2 + (y')^2}\,dt$.

Contoh 15.15 — Keliling Lingkaran

$x = r\cos t$, $y = r\sin t$, $0 \leq t \leq 2\pi$. Maka $x' = -r\sin t$, $y' = r\cos t$:

$$L = \int_0^{2\pi}\sqrt{r^2\sin^2 t + r^2\cos^2 t}\,dt = \int_0^{2\pi}r\,dt = r \cdot 2\pi = 2\pi r \quad \checkmark $$

Rumus klasik keliling lingkaran terbukti sebagai kasus khusus rumus panjang busur parametrik. ✓

Contoh 15.16 — Panjang Satu Arch Sikloid

$x = r(t - \sin t)$, $y = r(1 - \cos t)$, dari $t = 0$ hingga $t = 2\pi$:

$$x' = r(1 - \cos t), \qquad y' = r\sin t $$
$$L = \int_0^{2\pi} r\sqrt{(1-\cos t)^2 + \sin^2 t}\,dt = r\int_0^{2\pi}\sqrt{1 - 2\cos t + \cos^2 t + \sin^2 t}\,dt $$
$$= r\int_0^{2\pi}\sqrt{2 - 2\cos t}\,dt = r\int_0^{2\pi}\sqrt{4\sin^2\!\left(\frac{t}{2}\right)}\,dt = 2r\int_0^{2\pi}\left|\sin\frac{t}{2}\right|\,dt $$

Karena $\sin(t/2) \geq 0$ untuk $t \in [0, 2\pi]$:

$$L = 2r\int_0^{2\pi}\sin\frac{t}{2}\,dt = 2r\left[-2\cos\frac{t}{2}\right]_0^{2\pi} = 2r(0 + 2) = 8r $$

Satu arch sikloid memiliki panjang tepat 8 kali jari-jari roda, terlepas dari kecepatan gelinding. Hasil elegan ini pertama kali ditemukan oleh Galileo. ✓

Contoh 15.17 — Panjang Elips (Integral Elliptik)

$x = a\cos t$, $y = b\sin t$, keliling penuh ($0 \leq t \leq 2\pi$):

$$L = \int_0^{2\pi}\sqrt{a^2\sin^2 t + b^2\cos^2 t}\,dt = \int_0^{2\pi}\sqrt{a^2 - (a^2-b^2)\cos^2 t}\,dt $$

Dengan $e = \sqrt{1 - b^2/a^2}$ (eksentrisitas) dan substitusi simetri:

$$L = 4a\int_0^{\pi/2}\sqrt{1 - e^2\cos^2 t}\,dt = 4a\,E(e) $$

di mana $E(e) = \displaystyle\int_0^{\pi/2}\sqrt{1 - e^2\sin^2\theta}\,d\theta$ adalah integral elliptik lengkap orde-2. Tidak ada ekspresi elementer untuk integral ini — ia harus dihitung secara numerik. Ini menjelaskan mengapa "keliling elips" tidak memiliki rumus sederhana seperti keliling lingkaran.

Untuk $a = 5$, $b = 3$: $e = \sqrt{1 - 9/25} = 4/5 = 0.8$. Menghitung $E(0.8) \approx 1.5059$: $L \approx 4 \times 5 \times 1.5059 \approx 30.12$. (Aproksimasi Ramanujan: $L \approx \pi[3(a+b) - \sqrt{(3a+b)(a+3b)}] = \pi[24 - \sqrt{18 \times 14}] \approx \pi[24 - 15.87] \approx 25.55$ — ini adalah aproksimasi yang berbeda, lebih akurat untuk $e$ kecil.)

15.8 Luas di Bawah Kurva Parametrik

Teorema 15.4 — Luas di Bawah Kurva Parametrik

Jika kurva $(x(t), y(t))$ tidak menyilang diri dan $y(t) \geq 0$ pada $[\alpha, \beta]$, maka luas daerah yang dibatasi kurva, sumbu-$x$, dan garis vertikal $x = x(\alpha)$, $x = x(\beta)$ adalah:

$$\boxed{A = \int_\alpha^\beta y(t)\,x'(t)\,dt} $$

Syarat penting: $x(t)$ harus monoton (naik atau turun) pada $[\alpha, \beta]$ agar kurva tidak menyilang diri secara vertikal.

Derivasi dari substitusi variabel

Luas dalam bentuk kartesian: $A = \int_{x(\alpha)}^{x(\beta)} y\,dx$. Substitusi $x = x(t)$, $dx = x'(t)\,dt$:

$$A = \int_\alpha^\beta y(t)\,x'(t)\,dt \quad \blacksquare $$
Contoh 15.18 — Luas di Bawah Setengah Elips

$x = a\cos t$, $y = b\sin t$, untuk setengah atas ($t$ dari $\pi$ ke $0$, atau lebih baik dari $0$ ke $\pi$ dengan tanda).

Untuk setengah atas, gunakan $t$ dari $0$ ke $\pi$. Perhatikan $x' = -a\sin t$ dan $y = b\sin t \geq 0$ pada $[0, \pi]$:

$$A = \int_0^\pi (b\sin t)(-a\sin t)\,dt = -ab\int_0^\pi \sin^2 t\,dt = -ab\cdot\frac{\pi}{2} $$

Nilainya negatif karena $x$ menurun (dari $a$ ke $-a$) saat $t$ naik dari $0$ ke $\pi$. Ambil nilai mutlak:

$$A = \frac{\pi ab}{2} $$

Ini setengah luas elips penuh $\pi ab$ — konsisten dengan rumus luas elips yang sudah dikenal. ✓

Contoh 15.19 — Luas di Bawah Satu Arch Sikloid

$x = r(t - \sin t)$, $y = r(1 - \cos t)$, dari $t = 0$ hingga $t = 2\pi$. Di sini $y \geq 0$ dan $x' = r(1-\cos t) \geq 0$ (monoton naik):

$$A = \int_0^{2\pi} r(1-\cos t) \cdot r(1-\cos t)\,dt = r^2\int_0^{2\pi}(1-\cos t)^2\,dt $$
$$= r^2\int_0^{2\pi}\left(1 - 2\cos t + \cos^2 t\right)dt = r^2\left[t - 2\sin t + \frac{t}{2} + \frac{\sin 2t}{4}\right]_0^{2\pi} $$
$$= r^2\left(2\pi + \pi\right) = 3\pi r^2 $$

Luas di bawah satu arch sikloid adalah $3\pi r^2$ — tepat tiga kali luas lingkaran pembentuknya. Ini adalah salah satu hasil paling mengejutkan dalam geometri klasik, pertama kali dibuktikan oleh Roberval (1634). ✓

Luas Daerah Tertutup Parametrik

Jika kurva tertutup $(x(t), y(t))$ untuk $t \in [\alpha, \beta]$ dilalui berlawanan arah jarum jam, maka luas daerah yang dibatasi adalah:

$$A = \frac{1}{2}\int_\alpha^\beta \bigl[x(t)\,y'(t) - y(t)\,x'(t)\bigr]\,dt $$

Ini adalah versi parametrik dari rumus Green (yang akan dibahas lebih lanjut di Bab 23). Untuk elips: substitusi langsung memberikan $A = \pi ab$.

15.9 Parametrisasi Umum dan Lintasan Partikel

15.9.1 Parametrisasi Bukan Unik

Kurva yang sama bisa memiliki banyak parametrisasi berbeda:

Contoh 15.20 — Tiga Parametrisasi Lingkaran yang Sama
ParametrisasiDomainArahKecepatan
$x = \cos t,\; y = \sin t$$[0, 2\pi]$Berlawanan jarum jamKonstan ($= 1$)
$x = \cos(2t),\; y = \sin(2t)$$[0, \pi]$Berlawanan jarum jamKonstan ($= 2$)
$x = \cos(-t),\; y = \sin(-t)$$[0, 2\pi]$Searah jarum jamKonstan ($= 1$)
$x = \cos(t^2),\; y = \sin(t^2)$$[0, \sqrt{2\pi}]$Berlawanan jarum jamVariabel ($= 2t$)

Keempat parametrisasi menghasilkan himpunan titik yang sama (lingkaran satuan), tetapi berbeda dalam arah penelusuran, kecepatan, dan berapa kali dilalui.

15.9.2 Parametrisasi vs. Kurva

Distingsi Penting

Kurva (atau trace) adalah himpunan titik $\{(x(t), y(t))\}$. Parametrisasi adalah peta $t \mapsto (x(t), y(t))$ yang mencakup informasi tambahan: arah, kecepatan, dan domain parameter.

15.9.3 Lintasan Partikel dalam Fisika

Dalam mekanika, posisi partikel di bidang sebagai fungsi waktu secara alami berbentuk parametrik dengan $t$ = waktu:

$$\mathbf{r}(t) = \langle x(t),\, y(t) \rangle $$

Kecepatan: $\mathbf{v}(t) = \langle x'(t),\, y'(t) \rangle$,   laju: $|\mathbf{v}| = \sqrt{(x')^2 + (y')^2}$.

Percepatan: $\mathbf{a}(t) = \langle x''(t),\, y''(t) \rangle$.

Komponen tangensial dan normal percepatan (untuk lengkapnya, lihat Bab 18):

$$a_T = \frac{d|\mathbf{v}|}{dt} = \frac{x'x'' + y'y''}{\sqrt{(x')^2 + (y')^2}}, \qquad a_N = \frac{|x'y'' - y'x''|}{\sqrt{(x')^2 + (y')^2}} $$

15.10 Studi Kasus: Gerak Proyektil

Gerak proyektil tanpa hambatan udara adalah contoh klasik kurva parametrik dalam fisika.

Model 15.1 — Persamaan Proyektil

Dengan kecepatan awal $v_0$, sudut elevasi $\theta_0$, dan percepatan gravitasi $g$ (ke bawah):

$$x(t) = (v_0\cos\theta_0)\,t, \qquad y(t) = (v_0\sin\theta_0)\,t - \frac{1}{2}gt^2 $$

untuk $0 \leq t \leq T = \dfrac{2v_0\sin\theta_0}{g}$ (waktu terbang).

x y v₀ vₙ θ₀ R = jangkauan H O R Puncak t₁ t₂ t₃ t₄
Gambar 15.4 — Lintasan proyektil: parabola dengan vektor kecepatan di awal (miring) dan di puncak (horizontal murni)

15.10.1 Analisis Lengkap dari Parametrisasi

Contoh 15.21 — Jangkauan, Tinggi Maksimum, dan Waktu

Jangkauan $R$: set $y(T) = 0$ (selain $t = 0$):

$$T = \frac{2v_0\sin\theta_0}{g}, \qquad R = x(T) = \frac{v_0^2\sin 2\theta_0}{g} $$

Jangkauan maksimum saat $\sin 2\theta_0 = 1$, yaitu $\theta_0 = 45^\circ$: $R_{\max} = \dfrac{v_0^2}{g}$.

Tinggi maksimum: di puncak, $v_y = y'(t) = v_0\sin\theta_0 - gt = 0$, sehingga $t^* = \dfrac{v_0\sin\theta_0}{g}$:

$$H = y(t^*) = \frac{v_0^2\sin^2\theta_0}{2g} $$

Eliminasi parameter: dari $t = \dfrac{x}{v_0\cos\theta_0}$, substitusi ke $y(t)$:

$$y = x\tan\theta_0 - \frac{gx^2}{2v_0^2\cos^2\theta_0} $$

Ini adalah parabola dalam bentuk kartesian — membuktikan bahwa lintasan proyektil tanpa hambatan udara selalu parabola. ✓

Contoh 15.22 — Kurva dan Kecepatan Proyektil

$v_0 = 50$ m/s, $\theta_0 = 60^\circ$, $g = 9.8$ m/s²:

$$x(t) = 25t, \qquad y(t) = 25\sqrt{3}\,t - 4.9t^2 $$

Kecepatan: $\mathbf{v}(t) = \langle 25,\; 25\sqrt{3} - 9.8t \rangle$.

Laju: $|\mathbf{v}(t)| = \sqrt{625 + (25\sqrt{3} - 9.8t)^2}$.

Di puncak ($t^* = 25\sqrt{3}/9.8 \approx 4.42$ s): $|\mathbf{v}| = \sqrt{625 + 0} = 25$ m/s (hanya komponen horizontal). Di tanah ($t = 0$ dan $t = 8.84$ s): $|\mathbf{v}| = 50$ m/s (kecepatan awal dan akhir sama — simetris).

Jangkauan: $R = \dfrac{2500 \cdot \sin 120^\circ}{9.8} = \dfrac{2500 \cdot \sqrt{3}/2}{9.8} \approx 220.9$ m.

Tinggi: $H = \dfrac{2500 \cdot 3/4}{19.6} \approx 95.7$ m. ✓

15.10.2 Dampak Hambatan Udara (Gambaran Kualitatif)

Tanpa hambatan Dengan hambatan R (tanpa) R' (dengan)
Gambar 15.5 — Perbandingan lintasan proyektil tanpa dan dengan hambatan udara: jangkauan lebih pendek, lintasan asimetris, sudut datang lebih curam dari sudut elevasi

Dengan hambatan udara (gaya gesek proporsional $v$ atau $v^2$), lintasan bukan lagi parabola dan tidak memiliki representasi kartesian sederhana. Kurva parametrik (numerik) menjadi satu-satunya cara praktis untuk menghitung lintasan — persamaan diferensial $\ddot{x} = -\beta\dot{x}$, $\ddot{y} = -g - \beta\dot{y}$ (untuk hambatan linear) diselesaikan secara numerik untuk mendapatkan $(x(t), y(t))$.

15.11 Contoh Kurva Parametrik Penting Lainnya

Contoh 15.23 — Trokoid

Jika titik pada roda berjari-jari $r$ berada pada jarak $d$ dari pusat (bukan di tepi), lintasannya adalah trokoid:

$$x(t) = rt - d\sin t, \qquad y(t) = r - d\cos t $$
  • $d < r$: kurtosit (curtate cycloid) — loop tidak mencapai tanah
  • $d = r$: sikloid (cycloid) — kasus standar
  • $d > r$: prolotid (prolate cycloid) — memiliki loop yang melampaui tanah
Contoh 15.24 — Episikloid dan Hiposikloid

Jika roda berjari-jari $b$ menggelinding di luar lingkaran berjari-jari $a$:

$$x(t) = (a+b)\cos t - b\cos\!\left(\frac{a+b}{b}\,t\right), \quad y(t) = (a+b)\sin t - b\sin\!\left(\frac{a+b}{b}\,t\right) $$

Kasus khusus $a = b$: kardioid (akan dibahas di Bab 16 sebagai kurva polar).

Jika roda menggelinding di dalam lingkaran: ganti $(a+b)$ dengan $(a-b)$ untuk mendapatkan hiposikloid. Kasus $a = 4b$: astroid $x^{2/3} + y^{2/3} = a^{2/3}$.

Contoh 15.25 — Kurva Lissajous

$x(t) = A\sin(at + \delta)$, $y(t) = B\sin(bt)$. Bentuk kurva bergantung pada rasio $a/b$ dan fase $\delta$:

  • $a/b = 1$, $\delta = \pi/2$: elips (atau lingkaran jika $A = B$)
  • $a/b = 2$: kurva berbentuk "8" atau "ikat"
  • $a/b = 3/2$: kurva lebih kompleks dengan 3 loop

Kurva Lissajous muncul dalam osiloskop (superposisi dua sinyal sinusoidal) dan dalam mekanika orbit.

15.12 Ringkasan: Rumus-Rumus Kunci Kurva Parametrik

KuantitasRumusSyarat
Kemiringan garis singgung$\dfrac{dy}{dx} = \dfrac{y'(t)}{x'(t)}$$x'(t) \neq 0$
Turunan kedua$\dfrac{d^2y}{dx^2} = \dfrac{x'y'' - y'x''}{(x')^3}$$x'(t) \neq 0$
Tangen horizontal$y'(t) = 0$, $x'(t) \neq 0$
Tangen vertikal$x'(t) = 0$, $y'(t) \neq 0$
Titik singular$x'(t) = 0$ dan $y'(t) = 0$Analisis lebih lanjut diperlukan
Panjang busur$L = \displaystyle\int_\alpha^\beta \sqrt{(x')^2 + (y')^2}\,dt$$x', y'$ kontinu
Luas di bawah kurva$A = \displaystyle\int_\alpha^\beta y(t)\,x'(t)\,dt$$y \geq 0$, $x$ monoton
Luas daerah tertutup$A = \dfrac{1}{2}\displaystyle\int_\alpha^\beta (xy' - yx')\,dt$Berlawanan jarum jam
Laju (kecepatan)$|\mathbf{v}| = \sqrt{(x')^2 + (y')^2}$
Kapan Menggunakan Parametrik vs. Kartesian vs. Polar?

Kartesian $y = f(x)$: paling sederhana jika kurva adalah fungsi dan tidak melibatkan rotasi. Parametrik: kurva yang melingkar, tertutup, menyilang diri, atau muncul dari konteks fisika (lintasan, waktu). Polar (Bab 16): kurva yang memiliki simetri radial — lingkaran berpusat di origin, spiral, kelopak. Banyak kurva bisa diwakili dalam ketiga bentuk; pilih yang paling natural untuk masalah yang dihadapi.

Pertanyaan & Latihan Evaluasi Bab 15
  1. Eliminasi parameter untuk $x = 2\cos t + \cos 2t$, $y = 2\sin t - \sin 2t$. Petunjuk: gunakan identitas sudut ganda, lalu kuadratkan dan jumlahkan. Kurva apa yang dihasilkan?
  2. Untuk kurva $x = t^3 - 3t$, $y = t^2 - 2t$: (a) Temukan semua titik dimana garis singgung horizontal. (b) Temukan semua titik dimana garis singgung vertikal. (c) Temukan semua titik singular dan klasifikasikan perilakunya.
  3. Hitung $\dfrac{dy}{dx}$ dan $\dfrac{d^2y}{dx^2}$ untuk $x = e^t\cos t$, $y = e^t\sin t$ di $t = \pi/4$. Nilai $\dfrac{d^2y}{dx^2}$ apa yang Anda peroleh? Apakah hasilnya masuk akal mengingat kurva ini adalah spiral?
  4. Hitung panjang busur kurva $x = \dfrac{t^3}{3}$, $y = \dfrac{t^2}{2}$ dari $t = 0$ hingga $t = \sqrt{3}$.
  5. Sebuah astroid memiliki parametrisasi $x = a\cos^3 t$, $y = a\sin^3 t$ untuk $0 \leq t \leq 2\pi$. (a) Eliminasi parameter untuk mendapatkan $x^{2/3} + y^{2/3} = a^{2/3}$. (b) Hitung panjang busur seluruh astroid. Petunjuk: manfaatkan simetri dan gunakan identitas $\cos^2 + \sin^2 = 1$.
  6. Hitung luas daerah yang dibatasi oleh satu loop lengkap astroid $x = a\cos^3 t$, $y = a\sin^3 t$ menggunakan rumus luas daerah tertutup parametrik. Bandingkan dengan luas persegi pembungkus $[-a, a] \times [-a, a]$.
  7. Bola ditendang dari tanah dengan kecepatan awal $30$ m/s pada sudut $50^\circ$. (a) Tuliskan parametrisasi lintasan. (b) Hitung jangkauan, tinggi maksimum, dan waktu terbang. (c) Hitung kecepatan (laju) bola saat menyentuh tanah. (d) Berapa sudut datang (kemiringan garis singgung di titik landing)?
  8. Sebuah partikel bergerak sepanjang kurva $x = t^2$, $y = t^3 - 3t$. (a) Pada waktu berapa partikel berada di titik singular? (b) Hitung komponen tangensial dan normal percepatan di $t = 2$.
  9. Tunjukkan bahwa panjang busur satu arch sikloid ($x = r(t-\sin t)$, $y = r(1-\cos t)$, $0 \leq t \leq 2\pi$) tepat $8r$. Kemudian tunjukkan bahwa luas di bawah arch tersebut tepat $3\pi r^2$. Rasio luas-terhadap-panjang-busur berapa yang diperoleh? Bandingkan dengan lingkaran berjari-jari $r$.
  10. Parametrisasi $x = \cos t$, $y = \cos 2t$ menghasilkan kurva yang disebut "parabola garis-garis" (parabola asal-gerak). (a) Eliminasi parameter. (b) Gambar kurva untuk $0 \leq t \leq 2\pi$. (c) Temukan semua titik dengan tangen horizontal dan vertikal.